![]() |
Puisi arranged by Gentiri |
Walaupun
berlangsung lama kelembutanya
Seperti
kedipan mata yg sayu
Rasa
sedih datang mengurung
duka
lara menggunung
Kalo
bukan karna nyala api
aroma
harum kayu gaharu itu tidak tercium
Aneh
sekali setiap sudut menjadi sunyi
Kegelisahan
yang bersahabat dengan kehampaan
Kayu
tetap kayu meskipun mengelupas kulitnya
Keadaan
itu punya arahnya sendri
Dan
mungkin akan menampakan
sisi
buruk yg dipuja puja
Karya: Trumi Andelia Gentiri
Labels:
Puisi
Thanks for reading Galau. Please share...!
0 Komentar untuk "Galau"
Maturnuwun geh sampun komentar ten blog kulo